Showing posts with label KJMNI. Show all posts
Showing posts with label KJMNI. Show all posts

Jelang Ramadhan, Ketua KJMNI Ajak Perbanyak Doa

Ketua KJMNI, Makmun
Dalam hitungan kurang dari dua pekan lagi ummat Islam seluruh dunia termasuk Indonesia akan melaksanakan Shaum (puasa) di bulan Ramadhan 1444 H. Kehadiran bulan ini sangat dinantikan. Pasalnya, begitu banyak keutaman yang terkandung didalamnya. Salah satunya adalah dikabulkannya doa-doa yang dipanjatkan. Oleh karena itu, Ketua KJMNI, menjelang Ramadhan Makmun mengajak untuk memperbanyak doa.

“Para sahabat dan salafussalih sudah mencontohkan bagaiaman mereka menyambut bulan agung ini. Caranya, yah dengan banyak berdoa bahkan jauh, di bulan-bulan sebelumnya,” kata Makmun.

Doa yang biasa diucapkan, lanjut Makmun adalah Allâhumma barik lana fi rajaba wasya‘bana waballighna ramadlana.

“Artinya, Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan,” jelasnya.

Dijelaskan Makmun yang juga menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Ramadhan adalah bulan istimewa terutama bagi siapa saja yang memiliki hajat. Maka, layaknya hamba di hadapan penciptanya yang Maha berkuasa, doa adalah cara kita berkomunikasi menyampaikan cita-cita dan harapan itu di waktu-waktu yang Mustajab.

“Waktu-waktu yang mustajab itu ada pada sepertiga malam terakhir, saat sahur, menjelang berbuka, di antara Adzan dan Iqamah, pada hari Jumat, malam Lailatul Qadar dan tentunya sepanjang berpuasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Makmun mengajak untuk memanjatkan doa kebaikan bagi bangsa ini terutama kebaikan bagi para petani dan peternak yang sudah bekerja keras menyediakan bahan pangan bagi penduduk Indonesia.

“Kebutuhan bahan pangan pokok saat bulan Ramadhan dan Idulfitri biasanya meningkat tapi itu semua sudah disiapkan oleh petani-petani kita. Beras tersedia dalam jumlah yang melimpah. Cabai, bawang, demikian juga dengan daging ayam, telur dan lainnya. Jadi, selain kita berdoa bagi diri kita, keluarga dan orang-orang terdekat, kita juga harus mendoakan mereka semua,” pungkasnya.

Share:

DWP Kementan Bersama KJMNI Sambut Ramadhan 1442H, Gelar Pembekalan



Jakarta-Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pertanian menyelenggarakan pembekalan menyambut  bulan suci Ramadhan melalui virtual yang diikuti pegawai Kementan di seluruh unit kerja pada hari Ahad, 2 Rajab 1442 H bertepatan dengan 14 Februari 2021.

Ketua KJMNI, Makmun dalam sambutannya menjelaskan bahwa kolaborasi DWP Kementan bersama KJMNI melaksanakan acara pembekalan ini merupakan langkah awal yang baik dalam rangka memberikan nilai dan pemahaman sehingga Ramadahan tahun ini diharapkan lebih baik dari sebelumnya. 

"Ini menjadi kehormatan bagi KJMNI karena Ibu Ketua DWP, Ibu Anon beserta pengurus berkenan bekerja sama dengan kami. Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlanjut untuk terus memberikan kontribusi positif," ungkap Makmun. 

Makmun yang juga menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan melaporkan bahwa KJMNI telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti Jumat Berkah, berbagi makan siang yang dilakukan setiap hari Jumat, diperuntukan bagi jama'ah Masjid Nurul Iman Kementan.

"Selain itu, KJMNI juga beberapa kali menggalang donasi bencana alam dan jugs pegawai yang terdampak pandemi. Untuk Jumat Berkah sempat break, dikarenakan pandemi. Tapi, alhamdulillah pengurus masjid sudah mengizinkan kembali," ungkapnya. 

Ketua DWP Kementan, Anon Momon Rusmono menyambut baik dan mengapresiasi upaya yang dilakukan KJMNI. Istri Sekretaris Jenderal Kementan itu mengakui bahwa dirinya bersama keluarga besarnya setiap tahun kerap mempersiakan untuk menyambut datangnya  Ramadhan. 

"Acara ini mengingatkan kembali untuk kita semua untuk mempersiapkan kembali segala sesuatunya untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Mendengar kegiatan-kegiatan yang tadi disampaikan Pak Makmun, sebetulnya beririsan dengan program DWP, kita juga ada pengajian. Mudah-mudahan ke depan, bisa bersinergi," katanya. 

Selain Anon Momon Rusmono, hadir juga istri Wakil Menteri Pertanian, Desi Harvick Hasnul Qolbi. Desi mengapresiasi dan memberikan dukungan diselenggarakannya kajian atau majelis ilmu seperti ini. 

"Sebagai manusia biasa, keimanan kita tidak mungkin bisa stabil, atau naik terus. Karena kita banyak kekuarangan. Nah, untuk menjaga kestabilan iman bisa dengan mengikuti kajian ilmu seperti pagi ini. Sebagai fakir ilmu, tentu kita harus banyak belajar, merecharge dan meningkatkan agar terus termotivasi. Karena kita hidup hanya selewatan. Utamanya kehidupan setelah meninggalkan dunia nanti" terang Desi. 

Abdullah Haidir, narasumber pembekalan menyampaikan bahwa pembekalan atau tarhib Ramadhan menjadi penting karena ia  ibarat even besar.

"Setiap orang pasti mempersiapkan jauh-jauh hari untuk mempersiapkan hasil terbaik," ungkap Ketua Divisi Dakwah Program Radio Idream. 

Bulan Rajab, menurut Abdullah Haidir mengutip ungkapan ulama Salaf adalah gerbang Ramadhan yang mengisyaratkan bahwa bulan Rajab adalah awal dari persiapan khsusus menyambut Ramadhan. 

"Keberhasilan Ramadhan terkait erat dengan sejauh mana seseorang mempersiakan dirinya sejak bulan Rajab. Zunnun Al Mishri mengatakan, Rajab bulan menanam, Sya'ban bulan menyiram, Ramadhan bulan panen," ungkapnya. 

Abdullah Haidir yang pernah menjadi tenaga Da'i Kantor Jaliyat Sulay, Riyadh, Arab Saudi menukil ungkapan lain bahwa tahun itu ibarat pohon, Rajab adalah hari-hari menumbuhkan daun, Sya'ban adalah hari-hari tumbuhnya buah dan Ramadhan adalah hari-hari memetiknya. 

Oleh karena itu, Ramadhan menurutnya jangan dimaknai sekedar bulan menahan haus dan lapar semata. Karena Ramadhan juga merupakan bulan qiyam, menghidupkan malam-malam dengan ibadah

"Ramadhan juga bulan Al quran, bulan bagaimana kita dituntut lebih dekat dengan Al quran, bacaan, hafalan dan pemahaman harus ditingkatkan. Juga bulan shodaqoh, shodqaoh harus lebih baik dan lebih banyak walaupun kebutuhan pribadi juga meningkat, dan disinilah tantangannya," jelasnya. 

Untuk itu, ia menyarankan mulai sedini mungkin untuk mempersiapkan bathin, fisik, ilmu, serta materi.

Share:

Antisipasi Lockdown, KJMNI Himpun Donasi


Rencana pemberlakuan Lockdown atau karantina total bagi DKI Jakarta, Bogor Depok dan Bekasi sebagai langkah pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19 sedang digodog oleh Pemerintah.

Konsekuensi sekiranya karantina total diterapkan salah satunya adalah pembatasan akses keluar dan masuk di Jakarta. Bahkan aktifitas perekonomian diperkirakan akan melambat. Hal ini sangat berdampak bagi pekerja khususnya di sektor informal.

Atas dasar itulah, Komunitas Jamaan Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementerian Pertanian RI mengajak Bapak/Ibu semua bergabung dalam gerakan Ayo Saling Bantu untuk membantu Saudara-saudara kita dengan memberikan donasi yang nantinya akan disampaikan kepada para petugas kebersihan, OB, dan petugas keamanan.

Donasi bisa di kirimkan melalui:

Mohon bukti pengiriman dapat disampaikan ke :

• Bpk Makmun : 082219229595 (Ketua/Ditjen PKH)
• Bpk Tri Kusnari : 081369221795 (Sekjen/Ditjen Bun)
• Bpk Rizki Hermawan : 081291221966 (Bendahara/Ditjen PSP)
• Rio Nugraha : 081269173342 (Bendahara/Setjen)

Hormat Kami,

drh. Makmun M.Sc
Ketua Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman Kementan

Share:

Empat Ribu Paket Nasi Sudah Disalurkan KJMNI


Kegiatan Sedekah Jum'at Berkah Jum'at, 11 Oktober 2019 menginjak tahap ke-29 yang dilaksanakan sejak bulan Februari 2019.

Jazakumullahu khairan katsiran kami ucapkan kepada seluruh Donatur Hamba Allah Jamaah Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian yang telah berpartisipasi dalam Kegiatan Sedekah Jum'at Berkah.

Sedekah Jum'at Berkah adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementerian Pertanian bekerjasama dengan DKM Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian dan Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP) telah menerima dan menyalurkan Sedekah Rp 84.695.000 setara dengan 4.035 Nasi Kotak.

Selain itu KJMNI juga telah menerima dan menyalurkan Sedekah Jum'at Berkah dalam bentuk makanan dan minuman lainnya.

Hormat Kami,

Ketua Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian

drh. Makmun, M.Sc



- 30 Box dari Hamba Allah seorang Chef (Koki). 
- 20 Box makanan dari Hamba Allah


Share:

Sesditjenbun, Antarjo: Berikan Doa Terbaik Bagi Donatur


Sekretaris Direktorat Jenderal Perkebunan Bapak Dr. Ir. Antarjo, M.Sc hadir dalam kegiatan Sedekah Jum'at Berkah Tahap 27 pada tanggal 27 September 2019.

Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementerian Pertanian bekerja sama dengan DKM Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian dan Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP) sejak bulan Februari 2019 sampai dengan 27 September 2019 sudah melaksanakan 27 kali Sedekah Jum'at Berkah.

Dalam sambutannya Bapak Dr. Ir. Antarjo, M.Sc menyampaikan bahwa kegiatan Sedekah Jum'at Berkah ini sangat baik untuk terus di laksanakan secara rutin di Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian. Bapak Antarjo mengajak Jamaah Masjid yang hadir untuk memberikan do'a terbaik kepada semua Hamba Allah para donatur yang terlibat aktif dalam kegiatan Sedekah Jum'at Berkah dan berharap kegiatan Sedekah Jum'at Berkah ini terus berlanjut dan semakin besar kedepannya.

Sejak bulan Februari 2019 sampai dengan 27 September 2019 KJMNI bekerjasama dengan DKM Masjid Nurul Iman dan YMPP telah menyalurkan Rp 80.550.000 setara dengan 3.835 Bungkus Kotak Nasi. Selain itu KJMNI juga menerima Sedekah Jum'at Berkah lainnya baik dalam bentuk makanan maupun minuman lainnyalainnya (RN).
Share:

Jumat Berkah Bersama Staf Ahli Menteri di Awal Tahun Hijriyah


Masih dalam suasana tahun baru 1441 Hijriyah, dukungan kegiatan Jumat Berkah yang digagas oleh Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) terus mengalir. Setelah Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Momon Rusmono, Jumat 6 September 2019, giliran Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan, Pending Dadih Permana ambil bagian, membaur dan membagikan langsung donasi dalam bentuk makan siang kepada jamaah.

"Kegiatan ini mulia. Kita doakan kepada para donatur yang sudah menyumbangkan infaq dan shodaqohnya mudah-mudahan diberikan kesehatan dan diterima amal shalehnya oleh Allah Swt," ujar Dadih Permana.


Rio Nugroho, salah satu anggota KJMNI menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini sudah menginjak ke-24 kalinya. "Kami berharap semakin banyak dukungan dari para pejabat yang ada di Kementan, respon untuk berbagi para pegawai juga semakin besar sehingga penerima manfaat semakin luas," ungkapnya.
Share:

Ketua Umun YMPP Ramaikan Sedekah Jum'at KJMNI Kementerian Pertanian


Dr. H. Iskandar Andi Nuhung, MS, Ketua YMPP pada kegiatan Jumat Berkah
Ketua Umum Pengurus Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP) Dr. H. Iskandar Andi Nuhung, MS hadir dalam kegiatan Sedekah Jumat Berkah Tahap 22 tanggal 23 Agustus 2019. Dalam sambutannya beliau menyampaikan tentang keutamaan bersedekah khususnya bersedekah di hari jum'at. "Sedekah merupakan salah satu amal ibadah yang besar pahalanya, keberadaannya bukan hanya berkaitan dengan penghambaan kepada Sang Khaliq, namun juga merupakan sikap solidaritas kepada sesama manusia. Sebagaimana Allah SWT berfirman di dalam Q.S Al-Baqarah ayat 3 "(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rizki yang Kami anugerahkan kepada meraka".

Beliau melanjutkan bahwa sedekah dapat dilakukan kapan saja dan dimanapun berada serta kepada siapapun. Namun bersedekah memiliki pahala lebih besar bila dilakukan di waktu-waktu utama, di antaranya di hari Jum'at. Hal tersebut senada dengan hadits riwayat Imam al-Syafi'i, al-Umm, juz 1, hal 239 " Telah sampai kepadaku dari Abdillah bin Abi Aufa bahwa Rasulullah bersabda, 'perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari Jum'at sesungguhnya shalawat itu tersampaikan dan aku dengar'. Nabi bersabda, 'Dan di hari Jum'at pahala bersedekah dilipatgandakan'. ".


Di akhir sambutannya Ketua Umum Pengurus YMPP mengajak kepada seluruh Jamaah Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian untuk rutin bersedekah dan mensukseskan kegiatan Sedekah Jum'at Berkah yang merupakan kegiatan rutin dari Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementerian Pertanian bekerjasama dengan DKM Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian dan Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP) sebagaimana juga tercantum dalam salah satu misi YMPP yaitu " Menghidupkan rasa tanggung jawab sosial dalam kalangan umat islam melalui pengoptimalan pemanfaatan zakat, infaq dan shodaqoh".

Ketua Pengurus DKM Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian Ir. H. Zulfiar Zubir berharap kegiatan Sedekah Jum'at Berkah ini bisa rutin dilaksanakan dan dapat menjangkau orang yang berhak menerimanya seperti office boy dan petugas taman lingkup Kantor Pusat Kementerian Pertanian.

Ketua KJM Nurul Iman menyampaikan bahwa KJM Nurul Iman Kementerian Pertanian sejak bulan Februari 2019 sampai 23 Agustus 2019 telah menerima dan menyalurkan sedekah sebesar Rp 68.550.000 setara dengan 3.235 bungkus nasi. Beliau berharap kegiatan Sedekah Jum'at Berkah ini kedepan bisa lebih besar, bermanfaat dan di dukung oleh seluruh Pegawai Lingkup Kementerian Pertanian dan Jamaah Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian.
Share:

KH Maimun Zubair Meninggal, Ketua KJMNI: Keteladanan Mbah Moen Harus Dilanjutkan



Ulama kharismatik, KH Maimun Zubair meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi. Selasa pagi (6/8). Mbah Moen tutup usia ketika tengah menjalankan rangkaian ibadah haji di tanah suci.

Ketua Komunitas Jama'ah Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementan turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Mbah Moen.


"Kita kehilangan ulama panutan, kiayi yang disegani karena ilmu dan ketawadhu-annya," ujar Ketua KJMNI, Makmun.

Almarhum adalah putra dari Kiai Zubair, Sarang, seorang alim dan faqih. Kiai Zubair merupakan murid dari Syeikh Saíd al-Yamani serta Syeikh Hasan al-Yamani al-Makky.

Sama seperti Kiai Zubair. Didampingi kakeknya, Kiai Ahmad bin Syuáib, pada usia 21 tahun, Mbah Moen peri ke Mekkah, berguru kepada para Syeikh Sayyid Alawi bin Abbas al-Maliki, Syeikh al-Imam Hasan al-Masysyath, Sayyid Amin al-Quthbi, Syeikh Yasin Isa al-Fadani, Syeikh Abdul Qodir al-Mandaly, dan beberapa ulama lainnya.

Makmun juga menambahkan, "salah satu keteladanan almarhum adalah meski usia sudah tidak lagi muda tapi semangat berkhidmat untuk umat sungguh luar biasa. Itu warisan yang sungguh berharga,".

Semasa hidup, Mbah Moen mengasuh beberapa pesantren, antara lain Pesantren al-Anwar, Sarang, Rembang. Ia pernah di Pesantren Lirboyo, Kediri, di bawah bimbingan Kiai Abdul Karim, Kiai Mahrus Ali dan Kiai Marzuki.


Share:

Kementan dan DKM Nurul Iman Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

Tim dan Fasilitator dari Direktorat Kesmavet memperagakan prosesi penyembelihan hewan kurban
Sejumlah perwakilan dari DKM Masjid  yang Memperoleh Fasilitas Model Sarana Pemotongan Hewan Kurban di wilayah DKI Jakarta dan Kota Tangerang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Persyaratan Teknis Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan
dalam Pelaksanaan Kurban. Bimtek tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner bekerja sama dengan DKM Nurul Iman, di Ruang Rapat Utama I Lantai 6 Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sedangkan praktik penyembelihan di Model Sarana Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Nurul Iman Kementan, Senin 5/8.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita dalam berbagai kesempatan menjelaskan bahwa Kementan fokus dalam pengawasan pemotongan hewan kurban untuk menjamin bebas penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Selain itu, proses penyembelihan dijamin memenuhi kaidah dan tuntutan syariat Islam dan kesejahteraan hewan.

Fasilitator dari Direktorat Kesmavet memberikan materi dan pendampingan penanganan karkas

"Bimtek ini sangat bermanfaat bagi peserta sebagai panitia kurban dalam pelaksanaan peyembelihan hewan pada hari raya Iedul Adha", ungkap Djajadi, Wakil Ketua DKM Nurul Iman.

Permentan Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pemotongan Hewan Kurban sebetulnya sudah menjelaskan segala hal tentang hewan kurban, mulai dari tempat penjualan hewan kurban, pengangkutan, kandang penampungan dan tempat pemotongan hewan kurban.

Share:

Setelah Momon, Sekarang Maman Berbagi Kebahagiaan Bersama Jamaah Masjid Nurul Iman

Maman Suherman, Kepala Biro Umum dan Pengadaan membagikan makan siang, program Sedekah Jum'at Berkah,
2 Agustus 2019 di pelataran Masjid Nurul Iman Kementan


Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian Maman Suherman, ikut berpartisipasi dalam kegiatan Sedekah Jum'at Berkah pada hari Jum'at (2/8/2019). Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa InshaAllah semangat berbagi (sedekah) akan melahirkan keberkahan.

“Untuk itu mari kita terus bersedekah”, ajak Maman.

Dua minggu yang lalu, Momon Rusmono, Sekretaris Jenderal Kementan yang baru dilantik senin 29 Juli 2019 juga menyampaikan dukungannya dengan berpartisipasi menyampaikan paket makan siang kepada satuan pengamanan dan beberapa jamaah masjid Nurul Iman.

“Alhamdulillah kegiatan Sedekah Jum'at Berkah ini sudah berjalan sebanyak 18 kali sejak Februari 2019 dan telah menerima dan menyalurkan sebanyak Rp 62.550.000 setara dengan 2.948 bungkus. Selain itu alhamdulillah KJMNI juga telah menerima dan menyalurkan donasi dari para donatur dalam bentuk makanan dan minuman”, ungkap Ketua KJMNI, Makmun dihadapan Maman.

Selanjutnya, Makmun menyampaikan kepada Maman bahwa sosialisasi kegiatan Sedekah Jum’at Berkah akan dimasifkan dengan mengoptimalkan media social atau membuat surat permohonan kemudian mengedarkan list kepada para pegawai/donatur yang hendak bersedekah.

Ki-Ka: Tri (KJMNI), Sugeng (Korpri), Makmun (Ketua KJMNI), Maman Suherman (Kepala Biro Umum dan Pengadaan)
Djajadi (DKM Nurul Iman),  Bakir (Sekretaris Karo UP), Fajar (KJMNI)

Djajadi perwakilan dari Pengurus DKM Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian menyambut baik kegiatan Sedekah Jum'at Berbagi ini. Beliau menyampaikan bahwa tantangan terbesar dari kegiatan ini adalah konsistensi atau keistiqomahan, yaitu tetap berjalan berapapun jumlah uang yang terkumpul dari para donatur.

“Memulai kegiatan itu mudah namun melanjutkan kegiatan itu perlu semangat dan perlu perjuangan". Ujar Djajadi.

Perwakilan dari KORPRI, Sugeng, sangat senang dengan keterlibatan anak-anak muda dalam kegiatan Sedekah Jum'at Berkah. " Saya harap para pegawai yang masih muda - muda ini memiliki kesabaran dan keistiqomahan dalam memakmurkan kegiatan masjid. Saya salut dengan teman-teman semua yang meluangkan waktu untuk terlibat dalam Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) ini. (RN).

Share:

Terdistribusi 2,7 Ribu Kotak Nasi, Plt Sekjen Kementan Mendukung “Jumat Berbagi”



Momon Rusmono, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementan, membagikan paket makan siang  kepada jamaah Masjid Nurul Iman, Jumat, 19 Juli 2019.

“Saya mendukung kegiatan yang memberikan nilai manfaat termasuk kegiatan “Jumat Berbagi” ini, ungkap Momon.

Pembagian paket makan siang merupakan program “Jumat Berbagi” dari KJMNI. Program ini dimulai sejak bulan Februari 2019 tepatnya hari Jum'at 22 Februari 2019. KJMNI bekerjasama dengan DKM Masjid Nurul Iman  dan Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP).

Dalam kurun waktu lima bulan, KJMNI telah menghimpun dan menyampaikan amanah para donatur berupa 2.748 nasi kotak setara dengan 59.235.000 rupiah kepada Cleaning Service, Petugas Taman dan jamaah masjid  yang sedang melaksanakan perjalanan (safar).

Momon Rusmono yang juga menjabat sebagai Kepala BPPSDMP berharap program ini terus berjalan dan mendapatkan dukungan dari semua lapisan.
Share:

Kejutan dari KJMNI untuk Marbot Masjid Nurul Iman

Selepas upacara peringatan hari lahir Pancasila, Sabtu, 1 Juni 2019 di lapangan Kantor Pusat Kementerian Pertanian, perwakilan KJMNI, drh. Makmun, M.Sc memberikan "kejutan" kepada Marbot Masjid Nurul Iman.

"Ini ada titipan dari para anggota KJMNI. Nilai-nya memang tidak seberapa tapi mohon diterima, yah, anggap saja ini sebagai bentuk cinta dan sayang kami kepada bapak dan ibu semua," ungkap Makmun, ketua KJMNI.

Diiringi gelak tawa, Adung, salah satu perwakilan Marbot yang menerima kejutan itu menyampaikan terima kasih sambil mendoakan  KJMNI.

"Terima kasih banyak. Semoga teman-teman dilapangkan dan diberikah keberkahan," ungkap Adung.

Makmun menilai keberadaan Marbot dalam manajemen masjid modern sangat vital, bukan saja mengurusi persoalan prasarana dan sarana peribadatan tapi bagaimana menampilkan wajah masjid yang ramah, "mungkin istilahnya harus milenial," ungkap Makmun disertai tawa.


Share:

Sinergi Zakat Sukses, DKM Nurul Iman, dan KJMNI

Zakat Fitrah adalah penyempurna ibadah puasa selama bulan Ramadhan. Maka setiap muslim baik laki-laki maupun perempuan wajib hukumnya untuk menunaikannya.

Menggandeng LAZ Zakat Sukses, KJMNI bersama DKM Nurul Iman bekerja sama menghimpun zakat fitrah yang ditunaikan pegawai di lingkungan Kementerian Pertanian. Langkah ini adalah upaya memudahkan para Muzakki (wajib zakat) dengan disediakannya booth di gedung E, B, dan C.

"Tahun ini, KJMNI dan DKM Nurul Iman mencoba lebih persuasif dalam hal pembayaran zakat. Oleh karena itu, kami berusaha memudahkan para pegawai Kementan yang akan menunaikan zakat dan yang lainnya dengan bekerja sama melalui Zakat Sukses", ungkap Alidin.

Alidin, pengurus DKM Nurul Iman yang juga aktif di KJMNI lebih lanjut menjelaskan bahwa Zakat Sukses adalah salah satu LAZ yang memperloeh rekomendasi dari Baznas dan sudah berpengealaman mengelola dana ummat.

"Alhamdulillah, tahun ini dana zakat fitrah dan fidyah yang berhasil dihimpun sejumlah Rp. 2.735.000. Dana ini penyalurannya diserahkan sepenuhnya kepada DKM Nurul Iman," ungkap Alidin.

Alidin menyampaikan apresiasi kepada pegawai Kementan dan mengucapkan terima kasih, khususnya kepada Kepala Biro Umum dan Pengadaan yang telah memberikan izin dan memfasilitasi tempat. "Kami berharap untuk tahun depan, dana zakat yang dihimpun bisa bertambah sehingga penerima manfaat juga semakin banyak," harap Alidin. (Al)
Share:

KJMNI Gelar Bukber dan I'tikaf, ASN Kementan Mersepon Positif

Ketua KJMNI menyerahkan paket buka puasa
Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melaksanakan I’tikaf, bermuhasabah, bertaqarub secara penuh kepada Allah swt. untuk kembali mengingat tujuan dan misi otentik diciptakannya kita sebagai manusia.


Karena itulah, Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementerian Pertanian bekerjasama dengan DKM Masjid Nurul Iman dan Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP) Kementan mengadakan Buka Puasa Bersama dan I'tikaf di Masjid Nurul Iman Kementan pada tanggal 29 - 30 Mei 2019.

KJMNI yang kegiatan rutinnya menghimpun Sedekah dari para donatur Pegawai Kementerian Pertanian dan menyalurkannya kepada Petugas Taman, Cleaning Service, dan Jamaah Masjid Nurul Iman Kementan dalam bentuk membagikan makanan siap saji Nasi Kotak setiap bakda sholat Jum'at, spesial di bulan Ramadhan 1440 H ini menyesuaikan kegiatannya menjadi buka puasa bersama dan i'tikaf di Masjid Nurul Iman. 

DKM Masjid Nurul Iman Kementan yang di wakili oleh Ir. H. Dadang Suherman, MM, M.BA mengapresiasi kegiatan Buka Puasa dan I'tikaf yang diadakan oleh KJMNI.

"Saya mewakili Pengurus DKM Masjid Nurul Iman menyambut baik kegiatan Buka Puasa dan I'tikaf yang diadakan oleh KJMNI. Semoga kegiatan KJMNI di Ramadhan yang akan datang lebih baik lagi dan mudah-mudahan menjadi agenda rutin tahunan," ungkap Dadang

Ketua KJMNI Kementan drh. Makmun, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan Buka Puasa Bersama dan I'tikaf di bulan Ramadhan 1440 H adalah Kegiatan Perdana bagi KJMNI yang baru terbentuk di bulan Februari 2019.

"Kami mengucapkan Terima kasih kepada DKM Masjid Nurul Iman dan Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian yang telah mendukung kegiatan KJMNI. Tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak/ Ibu Donatur yang budiman yang telah mendukung penuh kegiatan KJMNI. Alhamdulillah KJMNI telah 12 kali mengadakan kegiatan Sedekah dengan jumlah dana sedekah yang dikelola sebesar Rp 51.370.000 sejak Februari 2019," singkat Makmun

Makmun menambahkan  bahwa sebagain besar waktu ASN Kementan adalah di kantor. Sehingga kegiatan KJMNI ramadhan ini di fokuskan di lingkungan kantor. Makmun mengharap semoga dengan kegiatan Sedekah yang di fasilitasi oleh KJMNI  menjadi sarapan amal sholeh kita semua.

Suasana buka puasa bersama di Masjid Nurul Iman Kementan

"Apalagi di bulan Ramadhan Allah SWT melipatgandakan pahalanya bagi hambanya yang melaksanakan amal sholeh," pungkas Makmun


Kegiatan Buka Buka Puasa Bersama dan I'tikaf Ramadhan 1440 H ini di awali dengan menyalurkan 50 Kotak Nasi Kotak kepada Petugas Taman Kementan yang bersumber dari Hamba Allah, dilanjutkan buka puasa bersama bersama Jamaah Masjid Nurul Iman, Sholat Isya dan Taraweh serta Witir, kemudian dilanjutkan sholat tahajud berjamaah, sholat subuh berjamaah, Kultum bakda subuh, dan di tutup dengan sholat terbit matahari (sholat isyraq). (Rio)
Share:

Peduli Yatim dan Dhuafa, DKM Nurul Iman Kementan Berbagi Bingkisan


Di penghujung Ramadhan 1440 H, Senin 27 Mei 2019, DKM Nurul Iman Kementerian Pertanian memberikan santunan dan bingkisan kepada yatim dan dhuafa.

Sejumlah anak-anak yatim yang berada di sekitar kantor Kementan berbaris sambil bershalawat menerima santunan yang diberikan langsung oleh ketua DKM Nurul Iman, Zulfiar Zubir, didampingi Dewan Penasehat, Abdurrahman dan Imam Masjid Nurul Iman Moh. Ihsan Yusuf.

"Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak untuk memiliki kepedulian dan perhatian yang besar kepada anak yatim dan kaum dhuafa"terang Zulfiar.


Nabi Muhammad Saw menempatkan anak yatim pada posisi yang istimewa. Seperti pada salah satu haditsnya, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.[HR Bukhari]
Share:

Dahsyatnya Sedekah, Mampu Memadamkan Dosa


Program Jumat Berbagi yang dihelat Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) setiap jumat terus mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan.

"KJMNI hanya memiliki semangat untuk syiar Islam yang salah satunya bagaimana mempererat silaturrahmi, dan jalan yang kami tempuh adalah dengan berbagi sebagian rezeki yang kita peroleh melalui program Jumat Berbagi. Jika tidak ada dukungan dari kerabat sesama pegawai yang menjadi donatur, gagasan KJMNI ini hanya sebatas wacana," jelas Ketua KJMNI, Drh. Makmun, M.Sc.

Lebih lanjut, Makmun yang juga menjabat sebagai Kasubdit Unggas dan Aneka Ternak di Direktort Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan  menjelaskan bahwa program Jumat Berbagi adalah sebagai sarana latihan sekaligus aktualisasi bersama dalam mengamalkan sunnah Nabi berupa bersedekah. Karena ketuamaan sedekah terutama selama bulan Ramadhan begitu istimewa.

"Ada hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Majah yang menyebutkan bahwa sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana api dapat dipadamkan dengan air, begitu pula shalat seseorang selepas tengah malam,” kata Makmun disela-sela acara buka puasa bersama KJMNI dengan warga dan Jamaah Masjid Izhhaarul Haq, Komplek Perumahan Pertanian Bermis, Serpong, Sabtu 25 Mei 2019.

Share:

Indahnya Silaturrahmi: Warga Komplek Pertanian Buka Puasa Bersama Ketua KJMNI


Bertempat di Masjid Izhhaarul Haq Komplek Perumahan Pegawai Pertanian Bermis Serpong, tanggal 25 Mei 2019 Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementerian Pertanian  mengadakan acara buka puasa bersama dilanjutkan dengan Sholat Magrib, Isya dan Taraweh.

Sebelum acara buka puasa bersama Ketua KJMNI, Drh. Makmun, M.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara buka puasa bersama ini bertujuan untuk menyambung sekaligus mempererat jalinan silaturahmi antara KJMNI dengan warga dan jamaah Masjid Izhhaarul Haq.

“Alhamdulillah,  kami dari KJMNI bisa bersilaturrahmi dengan keluarga besar Kementan yang ada di Serpong. Acara ini terselenggara tentunya atas izin dari Allah Swt serta dukungan para donatur yang sudah rutin menyampaikan sedekahnya untuk program Jumat Berbagi,” ungkap Makmun.

Ketua KJMNI, Makmun memberikan sambutan
Warga dan Jamaah Masjid Izhhaarul Haq
Warga dan Jamaah Masjid Komplek Pertanian Citayam

Makmun juga menyampaikan bahwa selain di Masjid Izhhaarul Haq, Serpong, di hari yang sama KJMNI juga menyelenggarakan buka puasa di Masjid Al Barqoh dan Nurul Falah, Komplek Pertanian Citayam Bogor. “Momentum Ramadhan ini harus kita optimalkan untuk memperbanyak amal shaleh. Tahun ini KJMNI mencoba memulai dengan kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik dengan kegiatan yang lebih beragam,” katanya.



Share:

Pesan Abdurrahman, Pengurus Harus Ikhlas


Bertempat di ruang kerja Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Iman Kementerian Pertanian, Jumat (3/5) setelah Sholat Jumat dilaksanakan serah terima antara pengurus lama dengan pengurus baru yang dihadiri  ole Sekretaris Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP), Ir. Maman Surahman, M.Ed.


Dalam sambutannya, Abdurrahman, Ketua DKM Nurul Iman 2009-2014, yang diperiode 2019-2024 didaulat sebagai Penasehat menyampaikan arahan bahwa melaksanakan amanah sebagai pengurus masjid harus ikhlas, saling menghormati dan saling membantu.

Sementara itu, Maman Surahman, Sekretaris YMPP mengucapkan apresiasi dan rasa terima kasih kepada  Abdurahman yang telah menjabat Ketua DKM selama dua 2 periode.

“Banyak kemajuan dan mudah-mudahan dapat dilanjutkan oleh pengurus baru utamanya dalam pembinaan mental dan rohani / SDM jamaah Nurul Iman, yang sebagian besar sebagai  ASN Kementan. Kepada pengurus baru selamat bekerja”, ujar Maman.

Menanggapi itu, Zulfian Zubir, Ketua DKM Nurul Iman periode 2014-2019 menyatakan kesiapannya dalam melaksnakan amanah barunya.

“Melalui bimbingan dan nasehat dari senior, Insyaa Allah, pengurus baru siap melaksnakan amanah untuk memakmurkan masjid kita”, kata Zulfian
Share:

Zulfiar Zubir : Memakmurkan Masjid, Jangan Menunggu Tua !

KJMNI dan Pengurus DKM Nurul Iman 2019-2024
Bertempat di ruang kerja Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Iman Kementerian Pertanian, Jumat 10 Mei 2019, Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) sowan ke pengurus baru DKM Nurul Iman Kementerian Pertanian periode 2019-2024.

Beberapa jajaran pengurus yang menerima KJMNI, Dewan Penasehat, Ir. H. Abdurrahman Daud Rasyid, Ketua Umum, Ir. H. Zulfiar Zubir, Wakil Ketua II, Drh. H. Djajadi Gunawan, MPH, Ir. Thoyib Choiri ketua Yayasan Yarumtani.

Ketua KJMNI, Makmun, melaporkan kegiatan ‘Jumat Berbagi’ yang sudah dilaksanakan sebanyak 10 kali dengan jumlah total paket nasi box 1.760.

“KJMNI masih memprioritaskan penerima program ‘Jumat Berbagi’ ini bagi pegawai kontrak yang ada di Kementan. Mudah-mudahan dengan dukungan dari para orang tua kami di DKM serta pegawai dan pejabat di kantor, penerima manfaat lebih meluas”,  jelas Makmun, ketu KJMNI.

Pada kesempatan itu juga, Makmun melaporkan bahwa KJMNI pada tanggal 30 Mei 2019 di Masjid Nurul Iman akan mengadakan buka puasa bersama dilanjutkan dengan rangkaian Tarwih, Tadarus dan Qiyamullail.

“Kami bahagia dan merasa bangga kepada anak-anak muda yang punya semangat kepada kegiatan dan syiar Islam. Tentunya, kami yang sudah tua-tua ini mendukung setiap kegiatan positif”, ujar Zulfiar Zubir, ketua DKM Masjid Nurul Iman.

Zulfiar menyampaikan pesan agar generasi muda saat ini selain mengejar karir di kantor juga diharapkan untuk bisa meneruskan tugas-tugas memakmurkan masjid. 

Pesan yang disampaikan Zulfiar yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Badan Karantina pada era Menteri Bungaran saragih senada dengan proyeksi penduduk usia muda, rentang usia 20 sampai 40 tahun, menurut Badan Pusat Statistik diperkirakan akan mencapai 83 juta jiwa pada tahun 2020. Apalagi geliat dan keterlibatan generasi muda untuk beribadah di masjid tengah meningkat. Oleh karenanya menarik dan perlu untuk mempertimbangkan dan memetakan presepsi dan aspirasi generasi muda sebagai dasar memakmurkan masjid.



Share:

Tarawih di Masjid Nurul Iman Kementan, Ini Daftar Imam dan Penceramahnya


Salah satu amalan yang dianjurkan selama bulan Ramadhan adalah memperbanyak melaksanakan shalat sunnah. Diantara sekian banyak shalat sunnah adalah shalat Tarawih. 

Sholat Tarawih bisa dibilang istimewa karena hanya bisa dilakukan pada bulan Ramadhan. Salat Tarawih ini sangat dianjurkan untuk dilakukan berjamaah di masjid dengan minimum rakaat 11. 


Salat Tarawih ini sangat berbeda-beda manfaatnya setiap harinya, mulai dari mengampuni dosa diri sendiri, mengampuni dosa orang tua, pahala yang sama dengan pahala ibadah Nabi Muhammad SWT, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan untuk tidak pernah meninggalkan Sholat Tarawih di bulan Ramadhan ini.

Nah, bagi para shoimin dan shoimat yang berencana akan menjalankan sholat Tarawih di Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian, berikut jadwal, Imam, Penceramah serta tema-nya. 




Share:
close
Klik 2x untuk menutup(x)
Selamat Datang Di kjmni.blogspot.com

LAPORAN KEUANGAN

Laporan Keuangan KJMNI

Main Menu Bar

Popular Posts

Powered by Blogger.

Labels

Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) adalah wadah berhimpunnya jamaah Masjid mulai dari ASN maupaun tenaga honorer di lingkungan Kementerian Pertanian.

KJMNI berupaya memakmurkan masjid dengan syiar kegiatan dalam rangka meningkatkan spiritual, intelektual maupun penguatan mental.