Showing posts with label Kementan. Show all posts
Showing posts with label Kementan. Show all posts

DWP Kementan Bersama KJMNI Sambut Ramadhan 1442H, Gelar Pembekalan



Jakarta-Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pertanian menyelenggarakan pembekalan menyambut  bulan suci Ramadhan melalui virtual yang diikuti pegawai Kementan di seluruh unit kerja pada hari Ahad, 2 Rajab 1442 H bertepatan dengan 14 Februari 2021.

Ketua KJMNI, Makmun dalam sambutannya menjelaskan bahwa kolaborasi DWP Kementan bersama KJMNI melaksanakan acara pembekalan ini merupakan langkah awal yang baik dalam rangka memberikan nilai dan pemahaman sehingga Ramadahan tahun ini diharapkan lebih baik dari sebelumnya. 

"Ini menjadi kehormatan bagi KJMNI karena Ibu Ketua DWP, Ibu Anon beserta pengurus berkenan bekerja sama dengan kami. Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlanjut untuk terus memberikan kontribusi positif," ungkap Makmun. 

Makmun yang juga menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan melaporkan bahwa KJMNI telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti Jumat Berkah, berbagi makan siang yang dilakukan setiap hari Jumat, diperuntukan bagi jama'ah Masjid Nurul Iman Kementan.

"Selain itu, KJMNI juga beberapa kali menggalang donasi bencana alam dan jugs pegawai yang terdampak pandemi. Untuk Jumat Berkah sempat break, dikarenakan pandemi. Tapi, alhamdulillah pengurus masjid sudah mengizinkan kembali," ungkapnya. 

Ketua DWP Kementan, Anon Momon Rusmono menyambut baik dan mengapresiasi upaya yang dilakukan KJMNI. Istri Sekretaris Jenderal Kementan itu mengakui bahwa dirinya bersama keluarga besarnya setiap tahun kerap mempersiakan untuk menyambut datangnya  Ramadhan. 

"Acara ini mengingatkan kembali untuk kita semua untuk mempersiapkan kembali segala sesuatunya untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Mendengar kegiatan-kegiatan yang tadi disampaikan Pak Makmun, sebetulnya beririsan dengan program DWP, kita juga ada pengajian. Mudah-mudahan ke depan, bisa bersinergi," katanya. 

Selain Anon Momon Rusmono, hadir juga istri Wakil Menteri Pertanian, Desi Harvick Hasnul Qolbi. Desi mengapresiasi dan memberikan dukungan diselenggarakannya kajian atau majelis ilmu seperti ini. 

"Sebagai manusia biasa, keimanan kita tidak mungkin bisa stabil, atau naik terus. Karena kita banyak kekuarangan. Nah, untuk menjaga kestabilan iman bisa dengan mengikuti kajian ilmu seperti pagi ini. Sebagai fakir ilmu, tentu kita harus banyak belajar, merecharge dan meningkatkan agar terus termotivasi. Karena kita hidup hanya selewatan. Utamanya kehidupan setelah meninggalkan dunia nanti" terang Desi. 

Abdullah Haidir, narasumber pembekalan menyampaikan bahwa pembekalan atau tarhib Ramadhan menjadi penting karena ia  ibarat even besar.

"Setiap orang pasti mempersiapkan jauh-jauh hari untuk mempersiapkan hasil terbaik," ungkap Ketua Divisi Dakwah Program Radio Idream. 

Bulan Rajab, menurut Abdullah Haidir mengutip ungkapan ulama Salaf adalah gerbang Ramadhan yang mengisyaratkan bahwa bulan Rajab adalah awal dari persiapan khsusus menyambut Ramadhan. 

"Keberhasilan Ramadhan terkait erat dengan sejauh mana seseorang mempersiakan dirinya sejak bulan Rajab. Zunnun Al Mishri mengatakan, Rajab bulan menanam, Sya'ban bulan menyiram, Ramadhan bulan panen," ungkapnya. 

Abdullah Haidir yang pernah menjadi tenaga Da'i Kantor Jaliyat Sulay, Riyadh, Arab Saudi menukil ungkapan lain bahwa tahun itu ibarat pohon, Rajab adalah hari-hari menumbuhkan daun, Sya'ban adalah hari-hari tumbuhnya buah dan Ramadhan adalah hari-hari memetiknya. 

Oleh karena itu, Ramadhan menurutnya jangan dimaknai sekedar bulan menahan haus dan lapar semata. Karena Ramadhan juga merupakan bulan qiyam, menghidupkan malam-malam dengan ibadah

"Ramadhan juga bulan Al quran, bulan bagaimana kita dituntut lebih dekat dengan Al quran, bacaan, hafalan dan pemahaman harus ditingkatkan. Juga bulan shodaqoh, shodqaoh harus lebih baik dan lebih banyak walaupun kebutuhan pribadi juga meningkat, dan disinilah tantangannya," jelasnya. 

Untuk itu, ia menyarankan mulai sedini mungkin untuk mempersiapkan bathin, fisik, ilmu, serta materi.

Share:

Antisipasi Lockdown, KJMNI Himpun Donasi


Rencana pemberlakuan Lockdown atau karantina total bagi DKI Jakarta, Bogor Depok dan Bekasi sebagai langkah pengendalian dan pencegahan penyebaran Covid-19 sedang digodog oleh Pemerintah.

Konsekuensi sekiranya karantina total diterapkan salah satunya adalah pembatasan akses keluar dan masuk di Jakarta. Bahkan aktifitas perekonomian diperkirakan akan melambat. Hal ini sangat berdampak bagi pekerja khususnya di sektor informal.

Atas dasar itulah, Komunitas Jamaan Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementerian Pertanian RI mengajak Bapak/Ibu semua bergabung dalam gerakan Ayo Saling Bantu untuk membantu Saudara-saudara kita dengan memberikan donasi yang nantinya akan disampaikan kepada para petugas kebersihan, OB, dan petugas keamanan.

Donasi bisa di kirimkan melalui:

Mohon bukti pengiriman dapat disampaikan ke :

• Bpk Makmun : 082219229595 (Ketua/Ditjen PKH)
• Bpk Tri Kusnari : 081369221795 (Sekjen/Ditjen Bun)
• Bpk Rizki Hermawan : 081291221966 (Bendahara/Ditjen PSP)
• Rio Nugraha : 081269173342 (Bendahara/Setjen)

Hormat Kami,

drh. Makmun M.Sc
Ketua Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman Kementan

Share:

Mentan Sumbang Sapi, DKM Nurul Iman Kementan Siap Tebar 7 Ekor Sapi dan 9 Kambing Kurban



Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman bersama Sekretaris Jenderal, Kepala BPPSDMP, Penasehat DKM Nurul Iman dan yang lainnya menyerahkan hewan kurban sapi kepada Panitia Penyelenggara Idul Adha 1440 H DKM Nurul Iman Kementan.

Panitia Penyelenggara menjelaskan bahwa terkumpul 7 ekor sapi dan 9 kambing kurban yang akan siap dibagikan.

Sebelum hewan kurban disembelih, perwakilan dari Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH kembali mengingatkan pentingnya penanganan dan penyembelihan hewan dan daging kurban Kurban yang ASUH.


“Alhamdulillah prosesi pemotongan hewan kurban di masjid Nurul Iman tahun ini sudah lebih baik, dimana sudah ada bantuan  percontohan tempat penampungan dan pemotongan hewan  yang higienis dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan,” ujar Maman Suherman, Kepala Biro Umum dan Pengadaan yang turut hadir.

Sebelumnya, Sholat Idul Adha yang diselenggarakan di Masjid Nurul Iman diimami oleh H.M Ihsan Yusuf S.pdi dan bertindak sebagai Khatib adalah Drs H. Abdul Jalil, MA.

“Esensi ibadah kurban adalah melatih meningkatkan ketaqwaan. Bagaimana berusaha mengikhlaskan sebagian harta demi kepentingan umat. Menyembelih egoisme dan ketamakan. Memotong hewan kurban itu adalah simbol memotong kesombongan,” ungkap Abdul Jalil.

Abdul Jalil selanjutnya mengingatkan bahwa yang utama dari rangkaian itu bahwa semua harus bernilai ibadah, baik sosial maupun individual karena Allah Swt hanya menerima ketakwaan dari ibadah kurban, bukan darah atau dagingnya.



Share:

KH Maimun Zubair Meninggal, Ketua KJMNI: Keteladanan Mbah Moen Harus Dilanjutkan



Ulama kharismatik, KH Maimun Zubair meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi. Selasa pagi (6/8). Mbah Moen tutup usia ketika tengah menjalankan rangkaian ibadah haji di tanah suci.

Ketua Komunitas Jama'ah Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementan turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Mbah Moen.


"Kita kehilangan ulama panutan, kiayi yang disegani karena ilmu dan ketawadhu-annya," ujar Ketua KJMNI, Makmun.

Almarhum adalah putra dari Kiai Zubair, Sarang, seorang alim dan faqih. Kiai Zubair merupakan murid dari Syeikh Saíd al-Yamani serta Syeikh Hasan al-Yamani al-Makky.

Sama seperti Kiai Zubair. Didampingi kakeknya, Kiai Ahmad bin Syuáib, pada usia 21 tahun, Mbah Moen peri ke Mekkah, berguru kepada para Syeikh Sayyid Alawi bin Abbas al-Maliki, Syeikh al-Imam Hasan al-Masysyath, Sayyid Amin al-Quthbi, Syeikh Yasin Isa al-Fadani, Syeikh Abdul Qodir al-Mandaly, dan beberapa ulama lainnya.

Makmun juga menambahkan, "salah satu keteladanan almarhum adalah meski usia sudah tidak lagi muda tapi semangat berkhidmat untuk umat sungguh luar biasa. Itu warisan yang sungguh berharga,".

Semasa hidup, Mbah Moen mengasuh beberapa pesantren, antara lain Pesantren al-Anwar, Sarang, Rembang. Ia pernah di Pesantren Lirboyo, Kediri, di bawah bimbingan Kiai Abdul Karim, Kiai Mahrus Ali dan Kiai Marzuki.


Share:

Kementan dan DKM Nurul Iman Gelar Pelatihan Penyembelihan Hewan Kurban

Tim dan Fasilitator dari Direktorat Kesmavet memperagakan prosesi penyembelihan hewan kurban
Sejumlah perwakilan dari DKM Masjid  yang Memperoleh Fasilitas Model Sarana Pemotongan Hewan Kurban di wilayah DKI Jakarta dan Kota Tangerang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Persyaratan Teknis Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan
dalam Pelaksanaan Kurban. Bimtek tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner bekerja sama dengan DKM Nurul Iman, di Ruang Rapat Utama I Lantai 6 Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sedangkan praktik penyembelihan di Model Sarana Pemotongan Hewan Kurban di Masjid Nurul Iman Kementan, Senin 5/8.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita dalam berbagai kesempatan menjelaskan bahwa Kementan fokus dalam pengawasan pemotongan hewan kurban untuk menjamin bebas penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Selain itu, proses penyembelihan dijamin memenuhi kaidah dan tuntutan syariat Islam dan kesejahteraan hewan.

Fasilitator dari Direktorat Kesmavet memberikan materi dan pendampingan penanganan karkas

"Bimtek ini sangat bermanfaat bagi peserta sebagai panitia kurban dalam pelaksanaan peyembelihan hewan pada hari raya Iedul Adha", ungkap Djajadi, Wakil Ketua DKM Nurul Iman.

Permentan Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pemotongan Hewan Kurban sebetulnya sudah menjelaskan segala hal tentang hewan kurban, mulai dari tempat penjualan hewan kurban, pengangkutan, kandang penampungan dan tempat pemotongan hewan kurban.

Share:

Terdistribusi 2,7 Ribu Kotak Nasi, Plt Sekjen Kementan Mendukung “Jumat Berbagi”



Momon Rusmono, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementan, membagikan paket makan siang  kepada jamaah Masjid Nurul Iman, Jumat, 19 Juli 2019.

“Saya mendukung kegiatan yang memberikan nilai manfaat termasuk kegiatan “Jumat Berbagi” ini, ungkap Momon.

Pembagian paket makan siang merupakan program “Jumat Berbagi” dari KJMNI. Program ini dimulai sejak bulan Februari 2019 tepatnya hari Jum'at 22 Februari 2019. KJMNI bekerjasama dengan DKM Masjid Nurul Iman  dan Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP).

Dalam kurun waktu lima bulan, KJMNI telah menghimpun dan menyampaikan amanah para donatur berupa 2.748 nasi kotak setara dengan 59.235.000 rupiah kepada Cleaning Service, Petugas Taman dan jamaah masjid  yang sedang melaksanakan perjalanan (safar).

Momon Rusmono yang juga menjabat sebagai Kepala BPPSDMP berharap program ini terus berjalan dan mendapatkan dukungan dari semua lapisan.
Share:

Kejutan dari KJMNI untuk Marbot Masjid Nurul Iman

Selepas upacara peringatan hari lahir Pancasila, Sabtu, 1 Juni 2019 di lapangan Kantor Pusat Kementerian Pertanian, perwakilan KJMNI, drh. Makmun, M.Sc memberikan "kejutan" kepada Marbot Masjid Nurul Iman.

"Ini ada titipan dari para anggota KJMNI. Nilai-nya memang tidak seberapa tapi mohon diterima, yah, anggap saja ini sebagai bentuk cinta dan sayang kami kepada bapak dan ibu semua," ungkap Makmun, ketua KJMNI.

Diiringi gelak tawa, Adung, salah satu perwakilan Marbot yang menerima kejutan itu menyampaikan terima kasih sambil mendoakan  KJMNI.

"Terima kasih banyak. Semoga teman-teman dilapangkan dan diberikah keberkahan," ungkap Adung.

Makmun menilai keberadaan Marbot dalam manajemen masjid modern sangat vital, bukan saja mengurusi persoalan prasarana dan sarana peribadatan tapi bagaimana menampilkan wajah masjid yang ramah, "mungkin istilahnya harus milenial," ungkap Makmun disertai tawa.


Share:

Zulfiar Zubir : Memakmurkan Masjid, Jangan Menunggu Tua !

KJMNI dan Pengurus DKM Nurul Iman 2019-2024
Bertempat di ruang kerja Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Iman Kementerian Pertanian, Jumat 10 Mei 2019, Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) sowan ke pengurus baru DKM Nurul Iman Kementerian Pertanian periode 2019-2024.

Beberapa jajaran pengurus yang menerima KJMNI, Dewan Penasehat, Ir. H. Abdurrahman Daud Rasyid, Ketua Umum, Ir. H. Zulfiar Zubir, Wakil Ketua II, Drh. H. Djajadi Gunawan, MPH, Ir. Thoyib Choiri ketua Yayasan Yarumtani.

Ketua KJMNI, Makmun, melaporkan kegiatan ‘Jumat Berbagi’ yang sudah dilaksanakan sebanyak 10 kali dengan jumlah total paket nasi box 1.760.

“KJMNI masih memprioritaskan penerima program ‘Jumat Berbagi’ ini bagi pegawai kontrak yang ada di Kementan. Mudah-mudahan dengan dukungan dari para orang tua kami di DKM serta pegawai dan pejabat di kantor, penerima manfaat lebih meluas”,  jelas Makmun, ketu KJMNI.

Pada kesempatan itu juga, Makmun melaporkan bahwa KJMNI pada tanggal 30 Mei 2019 di Masjid Nurul Iman akan mengadakan buka puasa bersama dilanjutkan dengan rangkaian Tarwih, Tadarus dan Qiyamullail.

“Kami bahagia dan merasa bangga kepada anak-anak muda yang punya semangat kepada kegiatan dan syiar Islam. Tentunya, kami yang sudah tua-tua ini mendukung setiap kegiatan positif”, ujar Zulfiar Zubir, ketua DKM Masjid Nurul Iman.

Zulfiar menyampaikan pesan agar generasi muda saat ini selain mengejar karir di kantor juga diharapkan untuk bisa meneruskan tugas-tugas memakmurkan masjid. 

Pesan yang disampaikan Zulfiar yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Badan Karantina pada era Menteri Bungaran saragih senada dengan proyeksi penduduk usia muda, rentang usia 20 sampai 40 tahun, menurut Badan Pusat Statistik diperkirakan akan mencapai 83 juta jiwa pada tahun 2020. Apalagi geliat dan keterlibatan generasi muda untuk beribadah di masjid tengah meningkat. Oleh karenanya menarik dan perlu untuk mempertimbangkan dan memetakan presepsi dan aspirasi generasi muda sebagai dasar memakmurkan masjid.



Share:

KJMNI : Laporan Keuangan Bisa Diakses Di mana Saja dan Oleh Siapa saja

Foto : kebudayaan.kemdikbud.go.id

Sebagai rasa tanggung jawab Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) dalam menghimpun dan mengelola sumbangan, sedekah dari para donatur, maka  dengan menjungjung tinggi asas tranparansi, KJMNI berkomitmen untuk melaporkan setiap penerimaan dan pengeluaran terkait program "Jumat Berbagi" dalam bentuk laporan keuangan yang bisa diakses oleh siapa saja dan dimana saja.

Laporan keuangan dapat dilihat di blog ini dengan

1. Mengklik menu LAPORAN, submenu KEUANGAN, seperti gambar di bawah ini :


 2. Bisa juga dengan mengklik banner laporan keuangan yang berada di sebelah kanan atas, seperti gambar di bawah


3. Atau bisa langsung klik DI SINI

KJMNI selalu membuka diri terhadap hak-hak khalayak untuk mendapatkan informasi. Hal ini dengan sadar harus kami penuhi untuk membalas kepercayaan yang telah diberikan para donatur kepada KJMNI. Semoga spekturm program Jumat Berbagi kian meluas, menebar kebaikan dan memperkuat persaudaraan.
Share:

Linda: Jumat Berbagi Sangat Berarti Bagi Kami

Perwakilan Pegawai CS dan OB Gedung A

“Saya berterima kasih dan senang, mungkin teman-teman yang lain juga merasakan hal yang sama ketika diberitahukan ada program “Jumat Berbagi” dan kami menjadi salah satu penerima manfaatnya. Memang, para pegawai seperti kami ini untuk sementara memang masih sebagai penerima tapi mudah-mudahan, kami bisa berpartisipasi dan bergabung dalam setiap kegiatan Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI)”.

Hal itu disampaikan oleh Linda, salah satu pegawai cleaning service dengan perjanjian kontrak yang bertugas di gedung A. Hati Linda tersentuh karena ternyata keberadaan ia dan rekan-rekannya di lingkungan ia bekerja diperhatikan oleh KJMNI.

“Menyaksikan kegiatan seperti ini hati saya tergugah bahwa dalam kondisi yang seperti sekarang ini, kami tidak dilupakan. Mudah-mudahan semangat mereka yang ikhlas, menyisihkan sedikit hartanya untuk bersedekah dibalas dengan balasan yang sebaik-baiknya oleh Allah Swt”.

Linda adalah salah satu penerima manfaat program “Jumat Berbagi” KJMNI dan DKM Nurul Iman, Jumat, 9 Maret 2019. Kepada pengurus KJMNI ia berharap semoga ia dan rekan-rekannya bisa ikut berpartisipasi dalam bentuk dan cara yang lain.

Semangat Linda dan rekan-rekannya mungkin terinspirasi oleh Surat Ali-Imran: 133-136 bahwa Islam mengajarkan kita untuk tetap bersedekah di waktu lapang maupun di waktu sempit.

"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yag menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik… Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang yang beramal."

Dalam ajaran Islam, hikmah bersedekah atau berinfaq pada waktu lapang tujuannya untuk melatih menghilangkan perasaan sombong, serakah dan cinta yang berlebihan terhadap harta. Sedangkan bersedekah di waktu sulit dan sempit dianjurkan agar ada transformasi sifat manusia yang lebih suka diberi berubah menjadi suka memberi.

Walaupun apa yang kita berikan itu hanya sebutir kurma, seperti sabda Rasulullah saw. "Jauhkanlah dirimu dari api neraka walaupun dengan (bersedekah) sebutir kurma." (HR Muttafaq alaih).















Share:

Apresiasi Dan Ucapan Terima Kasih


foto : vectorstock.com


 Assalamualaikum Wr. Wb

Yang kami hormati dan muliakan,
Para Donatur Program Jum'at Berkah Masjid Nurul Iman Kementerian Pertanian.

Puji syukur kami panjatkan Kepada Allah SWT pada hari Jum'at 22 Februari 2019 telah dilaksanakan Sedekah Jum'at Berkah Perdana di Masjid Nurul Iman - Kementerian Pertanian. Program ini Insyaa Allah akan di laksanakan dua kali dalam sebulan.

Ketua Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI), Ketua DKM Masjid Nurul Iman, dan Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP) secara simbolis telah menyerahkan kepada:
  1. 27 orang Satpam + OB Ditjen PKH
  2. 30 orang Satpam + OB Ditjen BUN
  3. 10 orang Marbot Masjid
  4. 10 orang Pengurus DKM
  5. 53 Jamaah masjid Nurul Iman


Jazakumullahu khoiran katsiran kami ucapkan kepada para Donatur semuanya. Semoga Allah SWT memberikan rahmat dan keberkahan kepada kita semua dan membalasnya dengan kebaikan yang melimpah.

Wassalamu'alaikum Wr Wb

TTD

Ketua KJMNI

drh. Makmun, M.Sc

Share:

KJMNI : “Jumat Berbagi” Ajang Silaturahmi Sekaligus Ikhitar Mempertajam Kesadaran Sosial

Foto : Agropedia.web.id

Jakarta-Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) Kementerian Pertanian bersama Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian (YMPP) dan DKM Masjid Nurul Iman, Jumat, 22 Februari 2019 menggelar kegiatan perdana “Jumat Berbagi” di pelataran masjid. Pada kesempatan tersebut hadir juga Ketua DKM Masjid Nurul Iman, Bapak Abdurahman dan Kepala Bidang Pengelola Masjid YMPP, Bapak Agustin Z, Karnaen.

“Jumat Berbagi” adalah program berbagi makan siang yang pendanaannya dihimpun dari shodaqoh, infaq pegawai dan para jamaah masjid Nurul Iman, diperuntukkan bagi pegawai honorer (cleaning service, sopir, security).

“Jumat Berbagi ini bisa dikatakan sebagai ungkapan persaudaraan dan rasa cinta sesama keluarga besar Kementerian Pertanian. Sebagai langkah awal memang masih terbatas untuk OB, cleaning service, security dan sopir. Namun ke depan, dengan dukungan yang lebih besar, mudah-mudahan jamaah yang sedang melakukan perjalanan dan kebetulan melaksanakan sholat Jum’at di masjid ini bisa terlayani”, ungkap Makmun, Koordinator KJMNI.

Koordinator KJMNI, drh. Makmun, M.Sc yang juga menjabat sebagai Kasubdit Unggas dan Aneka Ternak lebih lanjut mengatakan bahwa selain fokus sebagai tempat ibadah, jamaah dan pengelola masjid di era sekarang dituntut untuk mengoptimalkan fungsi masjid.

“Masjid harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi siapa saja. Fungsi masjid yang selama ini dipahami hanya sebagai tempat ibadah, pelan-pelan, bersama-sama kita dudukkan sesuai dengan apa yang sudah Rasulullah Saw lakukan bahwa banyak peran strategis yang bisa dimulai dari masjid bukan hanya peningkatan spiritual namun masjid juga bisa diharapkan sebagai tempat untuk meningkatkan intelektual termasuk pembinaan mental pegawai”, tambah makmun. Makmun mengharapkan, program “Jumat Berbagi” ini menjadi sebuah gerakan bersama yang mendapat dukungan dari semua lapisan bahwa bersedekah itu mudah karena begitu banyak keistimewaan bagi orang-orang yang mengamalkannya dengan istiqomah.

Sumber : Agropedia.web.id
Share:
close
Klik 2x untuk menutup(x)
Selamat Datang Di kjmni.blogspot.com

LAPORAN KEUANGAN

Laporan Keuangan KJMNI

Main Menu Bar

Popular Posts

Powered by Blogger.

Labels

Komunitas Jamaah Masjid Nurul Iman (KJMNI) adalah wadah berhimpunnya jamaah Masjid mulai dari ASN maupaun tenaga honorer di lingkungan Kementerian Pertanian.

KJMNI berupaya memakmurkan masjid dengan syiar kegiatan dalam rangka meningkatkan spiritual, intelektual maupun penguatan mental.